Progam Pertanian Masuk Sekolah (PMS) Implementasi Pembelajaran Abad 21 SMA Negeri 2 Playen Membentuk pribadi solutif mewujudkan ketahanan pangan dan kewirausahaan modern

Kementerian Pertanian RI (Kementan) melalui Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia ,Dr.Ir. Agung Hendriadi, M.Eng. menyerahan bantuan alat dan mesin pertanian berupa  cultivator mini thiller, handsprayer , pompa air   kepada SMA Negeri 2 Playen dan diterima langsung oleh Kepala sekolah, Tumisih, S.Pd, M.Pd. Penyerahan bantuan alat dan mesin tersebut sekaligus menandai launching Program Pertanian Masuk Sekolah (PMS) di SMA Negeri 2 Playen pada hari Minggu 8 Desember 2019 yang lalu. Peralatan dan mesin tersebut melengkapi dukungan kementan sebelumnya melalui dinas pertanian propinsi DIY berupa rumah bibit dan demplot lahan pertanian sekolah.

PMS merupakan Program Kementerian Pertanian dengan Badan Ketahanan Pangan RI yang dipercayakan kepada SMA Negeri 2 Playen pada tahun 2019 ini dalam kerangka kegiatan pembelajaran yang mengintegrasikan kewirausahaan berbasis teknologi yang sekaligus berorientasi merintis generasi solutif dalam menjawab tantangan isue ketahanan pangan saat ini. Kegiatan ekstra kurikuler KOSIPALA (Komunitas Siswa Pecinta Holtikultura)  dibawah asuhan guru Pendidikan Kewirausahaan , bp. Imam Mushodo, S.P yang beranggotakan 25 orang menjadi ujung tombak sekolah dalam merintis kegiatan pertanian modern dan kewirausahaan di sekolah. Dalam mengoptimalkan pembelajarannya sekolah menggandeng sejumlah mitra kerjasama dari Dinas Pertanian Propinsi DIY, Dinas Pertanian Kabupaten Gunungkidul, BPTP Gunungkidul, PPL kecamatan Playen dan seluruh stakeholder sekolah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*