SMA NEGERI 2 PLAYEN SELENGGARAKAN SOSIALISASI UJI COBA TATAP MUKA KEPADA ORANG TUA PESERTA DIDIK

Di tengah menyonsong pembelajaran era new normal, SMA Negeri 2 Playen menyelenggarakan sosialisasi kepada orang tua peserta didik dalam rangka uji coba pembelajaran tatap muka. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Aula SMA Negeri 2 Playen pada hari Senin-Selasa, 29-30 Maret 2021. Kegiatan ini bertujuan supaya orang tua peserta didik merasa nyaman ketika anaknya kembali beraktivitas dan melaksanakan tatap muka di sekolah.

Dalam sosialisasi dihadiri Tumisih, S.Pd, M.Pd. selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Playen, Dra. Chatarina Catur Ani Trisnawati, M.Pd. selaku Waka Bidang Kurikulum. Dangin, S.Pd. selaku Waka Sarpras, Rubino, M.A. selaku Komite Sekolah, serta orang tua peserta didik kelas X dan XI.

Selama pelaksanaan tatap muka di masa pandemi, sekolah memperketat peraturan untuk menekan penyebaran virus covid-19, diantaranya jumlah peserta didik yang belajar di sekolah 50%, peserta didik dan guru harus pakai masker selama pembelajaran, melakukan cek suhu tubuh setelah memasuki gerbang sekolah oleh petugas, tempat duduk peserta didik diatur sesuai dengan kartu yang telah ditempel di meja, serta jam belajar peserta didik pun dibatasi hanya 3 jam yaitu untuk kelas X mulai pukul 07.30-10.30, dan untuk kelas XI mulai pukul 08.30-11.30 WIB.

Apabila ada peserta didik yang mendadak sakit, ada petugas Puskesmas dan petugas PMR yang bersiaga menangani di UKS, kemudian memanggil orang tua untuk menjemput di sekolah. Selain itu, peserta didik diperbolehkan membawa bekal dari rumah. Lebih lanjut, sekolah juga memberikan buku saku dan surat pernyataan memberikan izin tatap muka yang harus ditandatangani orang tua.

Akhirnya, dukungan penuh dari orang tua peserta didik sangat diharapkan demi kelancaran pelaksanaan uji coba tatap muka. Semua usaha telah dilakukan SMA Negeri 2 Playen untuk menyiapkan diri sebagai sekolah percontohan di era new normal. Kini, yang bisa dilakukan adalah menunggu surat keputusan perihal tanggal masuk sekolah serta berdoa supaya pandemi ini cepat berakhir agar kerinduan guru dan peserta didik untuk dapat belajar di sekolah bisa segera terwujud. 

Tinggalkan Balasan