SMA N 2 PLAYEN LAKSANAKAN UJIAN SEKOLAH BERBASIS ONLINE

Penghapusan Ujian Nasional yang dicanangkan sejak tahun 2020 kini masih berlanjut. Pada tahun pelajaran 2020/2021, Ujian Nasionalpun juga ditiadakan. Peserta didik kelas XII tidak melaksanakan UN akan tetapi tetap menjalani Ujian Sekolah sebagai salah satu dasar penentu kelulusan. Pandemi yang melanda negeri juga berdampak dalam pelaksanaan Ujian Sekolah di SMA Negeri 2 Playen. Ujian Sekolah yang biasanya dilaksanakan secara offline pada tahun 2021 ini dilaksanakan secara online mengingat dengan adanya pemberlakuan PKTM di sebagian besar wilayah Indonesia.

Rangkaian kegiatan Ujian Sekolah secara online juga dijalani oleh peserta didik Duplay Angkatan 31. Dimulai dengan agenda Sosialisasi Ujian Sekolah kepada orang tua/wali murid dan dilanjutkan dengan agenda Ujian Praktik yang dilaksanakan pada tanggal 15 – 18 Februari 2021 dengan mengirim hasil karya atau hasil praktik secara online kepada penguji praktik.

Agenda ESQ tahun inipun juga jauh berbeda dengan tahun sebelumnya yang biasanya mengundang peserta didik beserta orang tua untuk mendengarkan motivasi bersama di sekolah. Untuk tahun 2021 ini, sekolah membuat video motivasi dari  Bunda Cinta diawali dengan sambutan Kepala SMA N 2 Playen, Tumisih, S.Pd., M.Pd. yang khusus dipersembahkan kepada peserta didik kelas XII beserta orang tua/wali murid . Video tersebut dapat disaksikan pada channel https://www.youtube.com/watch?v=RHG6nHEHOjs&t=375s

Bulan Maret, pelaksanaan Ujian Tertulis juga masih mengharuskan pelaksanaan secara online karena PKTM masih diperpanjang sampai 5 April 2021. Sebelum ujian dilaksanakan pada akhir Maret, panitia Ujian Sekolah melaksanakan simulasi pada hari Jumat, 12 Maret 2021 yang bertujuan untuk menguji coba pelaksanaan ujian online juga guna memetakan beberapa kendala dan kesulitan yang dihadapi oleh peserta didik. Dari mulai simulasi aktivasi akun G-suite, presensi menggunakan lokasi, cara mengerjakan soal, cara mengirim jawaban, mengecek jawaban yang sudah terkirim, juga mengecek koneksi yang digunakan. Dari simulasi tersebut, semua peserta didik sejumlah 180 siap mengikuti ujian online.

Senin, 22 Maret 2021 hari pertama Ujian Tulis dilaksanakan dengan cukup lancar. Meski ada beberapa permasalahan atau kendala dari 5 orang peserta didik yang gagal submit jawaban karena koneksi signal yang tidak stabil. Pada hari berikutnya permasalahan yang sama masih terjadi, peserta didik merasa sudah mengirim jawaban akan tetapi tidak terekam akibat ketidakstabilan koneksi, atau ada juga muncul kasus pada hari selanjutnya yaitu jawaban sudah tersubmit tetapi Pilihan Gandanya tidak terekam. Sampai pada hari terakhir yakni Rabu, 31 Maret 2021 tercatat 24 peserta didik yang harus melaksanakan ujian susulan di sekolah karena beberapa kendala. Selain kendala yang terjadi pada hari pertama dan selanjutnya, ada juga beberapa siswa yang meminta izin karena agenda verifikasi berkas pendaftaran calon polisi. Oleh karena itu, peserta didik harus datang ke sekolah untuk ujian susulan yang dilaksanakan pada hari Kamis, 1 April 2021 setelah agenda utama selesai. Pelaksanaan ujian susulanpun berjalan dengan lancar, sesuai agenda yang telah ditentukan oleh panitia. Dengan demikian, rangkaian agenda ujian sekolah sudah dianggap selesai.

Tinggalkan Balasan