SMAN 2 Playen Melakukan Studi Inspirasi Pengelolaan Tempat Ibadah di Masjid Jogokariyan

SMAN 2 Playen Melakukan Studi Inspirasi Pengelolaan Tempat Ibadah di Masjid Jogokariyan

24 August 2026 Administrator 03:07 WIB

SMAN 2 Playen melaksanakan kegiatan studi inspirasi dengan fokus pada pengelolaan tempat ibadah ke Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, pada Senin, 24 Agustus 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk mendalami tata kelola manajemen masjid yang sukses, modern, dan mandiri, yang nantinya dapat diaplikasikan dalam pengelolaan fasilitas keagamaan di lingkungan sekolah.

Rombongan SMAN 2 Playen disambut dengan hangat oleh pengurus takmir Masjid Jogokariyan. Dalam sesi pemaparan materi, materi utama mengenai manajemen dan tata kelola masjid disampaikan langsung oleh Bapak Syubban Rizali Noar, S.Ag., selaku Ketua II Takmir Masjid Jogokariyan.

Di hadapan rombongan SMAN 2 Playen, Bapak Syubban Rizali Noar menceritakan perjalanan awal manajemen Masjid Jogokariyan yang dibangun dari titik nol.

"Awalnya, manajemen Masjid Jogokariyan menggunakan uang kas masjid yang pada saat itu. Namun, alhamdulillah pada akhirnya Allah mencukupkan semuanya hingga saat ini kami tidak pernah kekurangan dana sama sekali," ungkap Bapak Rizal dalam pemaparannya.

Kisah inspiratif ini memberikan wawasan baru bagi pihak SMAN 2 Playen bahwa kunci pengelolaan masjid yang sukses tidak hanya bertumpu pada besarnya modal awal, melainkan pada prinsip transparansi, kepercayaan, dan keikhlasan dalam melayani jamaah.

Program Sosial dan Pemberdayaan Jamaah

Selain membahas tata kelola keuangan, materi juga menyoroti berbagai program keumatan yang rutin berjalan di Masjid Jogokariyan. Salah satu program unggulan yang menarik perhatian adalah penyediaan paket sembako untuk masyarakat yang kurang mampu, serta fasilitas berbuka puasa bersama dalam skala besar yang konsisten dilakukan setiap bulan Ramadan.

"Pada bulan Ramadan kemarin, kami menyediakan 3.800 porsi buka bersama setiap harinya dengan harapan selain buka bersama juga melakukan sholat berjamaah di masjid," tambahnya.

Melalui pendekatan ini, Masjid Jogokariyan tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah ritual semata, tetapi juga bertransformasi menjadi pusat kegiatan sosial dan perekat ikatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Kegiatan studi inspirasi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, penyerahan cinderamata, serta foto bersama. Pihak SMAN 2 Playen berharap ilmu dan pengalaman berharga yang diperoleh dari Masjid Jogokariyan dapat menjadi inspirasi nyata dalam meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan serta pengelolaan fasilitas ibadah di sekolah.