BERITA

TIM Adiwiyata SMA Negeri 2 Playen Lakukan Studi Tiru ke SMA Negeri 1 Karangmojo, Siapkan Diri Menuju Adiwiyata Mandiri 2025

Playen, 14 Januari 2025 — Dalam upaya memantapkan langkah menuju predikat Adiwiyata Mandiri tahun 2025, Tim Adiwiyata SMA Negeri 2 Playen melaksanakan kegiatan studi tiru ke SMA Negeri 1 Karangmojo, yang telah lebih dahulu meraih predikat Adiwiyata Mandiri pada tahun 2024.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 14 Januari 2025 ini dipimpin langsung oleh Kepala SMA Negeri 2 Playen, Muh Taufiq Salyono, S.Pd., M.Pd.Si., bersama seluruh anggota tim Adiwiyata sekolah. Rombongan disambut hangat oleh Kepala SMA Negeri 1 Karangmojo, Siti Zumrotul Arifah, S.Pd., M.Pd., beserta jajaran manajemen dan tim Adiwiyata sekolah tersebut.

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh semangat dan kolaborasi, Tim Adiwiyata SMA Negeri 2 Playen mempelajari berbagai aspek penting yang menjadi kunci keberhasilan SMA Negeri 1 Karangmojo dalam meraih Adiwiyata Mandiri. Di antaranya adalah inovasi program berbasis lingkungan, pengelolaan administrasi Adiwiyata, hingga pembiasaan sikap peduli lingkungan hidup yang terintegrasi dalam budaya sekolah.

Kegiatan ini juga menjadi ajang dialog dan berbagi praktik baik, di mana tim SMA Negeri 2 Playen aktif berdiskusi dan mencatat berbagai strategi implementatif yang bisa diadaptasi sesuai karakteristik sekolah. “Kami sangat terinspirasi oleh konsistensi dan kreativitas yang ditunjukkan oleh SMA Negeri 1 Karangmojo. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk memperkuat upaya menuju Adiwiyata Mandiri,” ujar Taufiq Salyono di sela-sela kegiatan.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi antarsekolah, SMA Negeri 2 Playen menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan budaya peduli lingkungan, baik melalui penguatan kurikulum, kegiatan warga sekolah, maupun pengelolaan sarana prasarana yang berwawasan lingkungan. Studi tiru ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan SMA Negeri 2 Playen meraih predikat Adiwiyata Mandiri, sebagai bentuk nyata kontribusi sekolah dalam mencetak generasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup.

Tinggalkan Balasan