Gebyar Literasi 2025: SMA Negeri 2 Playen Kenalkan Perpustakaan Digital kepada Siswa
Playen, 10 April 2025 — Perpustakaan Wira Mandala SMA Negeri 2 Playen sukses menggelar kegiatan Gebyar Literasi 2025 yang bertujuan mengenalkan pemanfaatan e-book dan perpustakaan digital kepada siswa. Acara ini dilaksanakan pada Kamis (10/4) di Gedung Perpustakaan Wira Mandala sekolah dan diikuti oleh perwakilan siswa dari setiap kelas.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis sekolah dalam mengembangkan budaya literasi berbasis teknologi di kalangan pelajar. Gebyar Literasi dibuka oleh Kepala Sekolah, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya transformasi literasi di era digital serta peran aktif siswa dalam mengakses informasi secara bijak dan bertanggung jawab.
Hadir sebagai pembicara utama dalam acara ini adalah Supriyanto, S.I.Pus, seorang pustakawan profesional yang dikenal aktif dalam gerakan literasi digital di sekolah-sekolah. Dalam pemaparannya, Supriyanto menyampaikan pentingnya memanfaatkan perpustakaan digital sebagai sumber belajar yang mudah diakses dan kaya referensi. Ia juga memberikan panduan praktis kepada para siswa mengenai cara mengakses, mencari, dan membaca e-book melalui platform yang disediakan sekolah.
“Perpustakaan digital bukan sekadar mengganti buku fisik, tetapi menjadi jembatan menuju pembelajaran yang lebih inklusif, efisien, dan menyenangkan,” ujar Supriyanto di hadapan peserta.
Umar Syamsi Triatmaja, S.Pd. selaku kepala perpustakaan sekaligus ketua panitia kegiatan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan literasi sekolah dan akan terus dikembangkan melalui pelatihan, pendampingan, serta penyediaan koleksi digital yang lebih variatif.
Peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari materi presentasi hingga sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Mereka juga mendapat kesempatan langsung untuk mencoba mengakses e-book melalui perangkat digital yang tersedia. Dengan digelarnya Gebyar Literasi ini, SMA Negeri 2 Playen menegaskan komitmennya untuk tidak hanya meningkatkan minat baca siswa, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan literasi digital yang relevan dengan perkembangan zaman.


