BERITA

Siswa Kelas XI SMAN 2 Playen Kembangkan Jiwa Wirausaha Lewat Budidaya Sayuran Organik

Logandeng, Playen, Gunungkidul – Suasana halaman samping SMAN 2 Playen tampak hijau dan semarak pada awal Oktober ini. Siswa kelas XI dengan penuh semangat melaksanakan kegiatan praktik Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) dengan tema “Budidaya Tanaman Sayuran Organik”. Kegiatan ini menjadi wujud nyata pembelajaran kontekstual yang menggabungkan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai kewirausahaan.

Kegiatan praktik dimulai dengan penyemaian benih sayuran, seperti sawi pakcoy, kangkung dan bayam. Para siswa belajar memilih benih unggul, menyiapkan media semai dari campuran tanah, kompos, dan sekam bakar, serta menjaga kelembaban agar benih tumbuh merata.
“Awalnya sulit karena harus telaten menjaga kelembaban dan suhu media, tapi seru sekali melihat benih tumbuh menjadi kecambah,” ujar salah satu siswi kelas XI yang setiap sore rajin menyiram sayurannya sebelum pulang sekolah.

Setelah bibit siap pindah tanam, siswa melanjutkan ke tahap perawatan tanaman sayuran, yang meliputi penyiraman rutin, penyiangan gulma, dan pemantauan hama secara berkala. Dalam kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar bertani, tetapi juga menerapkan prinsip pertanian ramah lingkungan dengan menggunakan Pupuk Organik Cair (POC) hasil olahan sendiri dari limbah dapur dan sisa bahan organik.

Selain itu, mereka juga membuat dan mempraktikkan penggunaan pestisida nabati, seperti ekstrak tembakau, untuk mengendalikan beberapa jenis hama yang berkulit lunak , seperti ulat, nimfa belalang dan larva kumbang daun tanpa menggunakan bahan kimia. Pendekatan ini mengajarkan siswa pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan lingkungan.

Setelah masa panen tiba, para siswa melakukan pengemasan produk sayuran organik secara menarik dan higienis. Mereka menggunakan kemasan ramah lingkungan serta menambahkan label sederhana hasil rancangan sendiri. Tak berhenti di situ, hasil panen kemudian dipasarkan secara langsung kepada warga sekolah.

Guru pengampu mata pelajaran PKWU, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini, karena belajar kewirausahaan sejak dini penting untuk menumbuhkan kreativitas, kemandirian, tanggungjawab, serta memperkenalkan konsep pengelolaan keuangan.

“Kami ingin siswa tidak hanya belajar teori, tapi juga mengalami langsung bagaimana proses produksi sampai pemasaran produk. Ini bisa menjadi bekal penting bagi mereka di masa depan,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga sekolah. Selain menghasilkan produk sayuran organik yang sehat, kegiatan ini juga membentuk karakter siswa yang kreatif, mandiri, dan peduli lingkungan. Melalui praktik ini, SMAN 2 Playen terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang berwawasan lingkungan dan berjiwa wirausaha, sesuai dengan visi sekolah untuk Mewujudkan prestasi tinggi dibidang akademik, olahraga, seni budaya yang berakhlak mulia dan ramah semesta. –By IM

Tinggalkan Balasan