BERITA

Siswa Duplay Bersinar di Festival Bahasa dan Sastra 2026, Alif Rustiana Melaju ke Tingkat Provinsi

Playen – Prestasi membanggakan kembali diraih siswa SMA Negeri 2 Playen dalam ajang Festival Bahasa dan Sastra 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini bertujuan menjaring bibit-bibit terbaik yang akan mewakili Kabupaten Gunungkidul pada kompetisi tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rangkaian seleksi dimulai pada bulan April 2026 melalui pengiriman video untuk beberapa cabang lomba, yaitu Macapat, Maca Cerkak, Pranatacara, dan Maca Geguritan, serta seleksi luring untuk cabang Alih Aksara Jawa. Dari proses seleksi tersebut, dipilih sepuluh finalis terbaik di setiap cabang untuk mengikuti babak final.

SMA Negeri 2 Playen berhasil meloloskan lima siswa ke babak final, yaitu Alif Rustiana (XI B) pada cabang Alih Aksara Jawa, Nereus Jiromay Kurnia Anggara (XI C) dan Danendra Bintang Ramadhan (X E) pada cabang Macapat, Aura Nafisah (X B) pada cabang Maca Geguritan, serta Meilan Avin Ayu Kirana (XI F) yang turut masuk jajaran sepuluh besar finalis.

Babak final diselenggarakan pada Rabu, 24 Juni 2026 di Kompleks Taman Budaya Gunungkidul. Pada ajang tersebut, para finalis menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam melestarikan dan mengembangkan bahasa serta sastra Jawa sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

Hasil membanggakan berhasil diraih oleh siswa SMA Negeri 2 Playen. Danendra Bintang Ramadhan meraih Juara Harapan II Cabang Macapat Dewasa, sementara Alif Rustiana berhasil meraih Juara III Cabang Alih Aksara Jawa. Prestasi tersebut mengantarkan Alif Rustiana untuk mewakili Kabupaten Gunungkidul pada Festival Bahasa dan Sastra tingkat Provinsi DIY.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa siswa SMA Negeri 2 Playen tidak hanya berprestasi di bidang akademik dan olahraga, tetapi juga mampu menunjukkan kemampuan terbaik dalam bidang bahasa, sastra, dan pelestarian budaya daerah. Sekolah berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan bakat, mencintai budaya bangsa, serta berani berkompetisi di berbagai ajang prestasi.

Selamat kepada seluruh finalis dan peraih juara. Semoga prestasi yang diraih menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih tinggi serta menginspirasi generasi muda untuk terus melestarikan bahasa dan sastra Jawa.

“Melestarikan budaya bukan hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi juga menyiapkan identitas untuk masa depan.”

Tinggalkan Balasan